Ceramah Agama Tentang Dunia Yang Fana

Bila ditelisir saat ini dunia memang sudah kacau balau, banyak hal-hal mendasar yang bahkan sudah melenceng dari yang ada di dalam Al-Quran tanpa kita sadari. Banyak dari kita yang menganggap kehidupan dunia adalah segalanya, menganggap bahwa kesuksesan hanya berorientasi pada kesuksesan di dunia saja. Padahal ada hal lain yang mestinya kita renungkan lebih dalam, yaitu mengenai kehidupan di akhirat. Untuk itu pada tulisan kali ini akan membahas mengenai ceramah agama tentang dunia yang fana ini.

Ceramah Agama Tentang Dunia yang Tidak Kekal Abadi

Sobat Cahayaislam di Al-Quran pun sudah jelas tertulis bahwa kehidupan di dunia ini hanyalah main-main dan senda gurau belaka yaitu di Q.S. Al-An’aam ayat 32 dan Q.S. Al-Ankabut ayat 64. Dari kedua ayat itu sudah sangat jelas tertulis bahwa dunia hanyalah sementara yang merupakan senda gurau dan permainan belaka, untuk itu seharusnya kita meletakkan kepentingan dunia di bawah kepentingan akhirat.

Karena bila kita meletakkan kepentingan dunia di atas kepentingan akhirat, keberhasilan dan kemenangan yang akan kita rasakan tentunya juga bersifat sementara. Berbeda halnya dengan keberhasilan dan kesuksesan di akhirat karena keberhasilan ini akan bertahan abadi dan menjadi kesuksesan yang hakiki bagi kita. Untuk itu marilah kita telaah bersama-sama melalui tulisan ceramah agama tentang dunia yang fana ini.

Bila kita amati generasi sekarang bahkan telah berperilaku bertentangan dengan kedua surah tersebut, bahkan sekarang ini orang-orang cenderung mengutamakan urusan dunia ketimbang urusan akhirat yang jelas-jelas lebih hakiki. Ceramah agama tentang dunia yang fana ini akan membuka pandangan sobat semua bahwa saat ini kita telah dikuasai dan dipimpin oleh hawa nafsu, bagaimana tidak? Semua yang kita lakukan selalu berdasarkan egoisme dan lebih mementingkan bagaimana pendapat dan pAndangan manusia. Jika kita amati saat ini kita telah dipimpin oleh kaum yang menganut matrealisme, yang menilai semuanya hanya berdasarkan material.

Bahkan Rasulullah S.A.W telah memprediksi keadaan ini semenjak 15 abad yang lalu sesuai dengan Hadits Ibnu Majah nomor 3984. Semakin lama kita akan semakin larut dalam ‘permainan’ fana yang dibuat oleh penguasa peradaban saat ini. Padahal sehebat apapun pencapaian kita di dunia ini hanyalah sebuah kesenangan semu yang tidak akan bertahan lama, semuanya hanyalah sebuah tipu muslihat yang memabukkan.

Ceramah agama tentang dunia yang fana ini bukan hanya sekedar tulisan tak bermakna tetapi juga sebuah penunaian kewajiban bagi kita sesama muslim untuk mengingatkan dengan muslim yang lainnya dan tentu saja tulisan ini menjadi cambuk tersendiri bagi kita agar tidak termakan dengan kenikmatan semu ini.

Explorer young woman holding compass in hand in summer mountains at sunrise, point of view. Concept of hiking and travel. (Explorer young woman holding compass in hand in summer mountains at sunrise, point of view. Concept of hiking and travel., ASCII

Tidak dapat dipungkiri lagi bahwa sekarang ini kita telah mengalami banyak fase kemunduran bila dibandingkan dengan masa-masa dahulu. Saat ini kita cenderung berfokus pada kehidupan dunia dan berani lalai terhadap urusan akhirat, kita mengesampingkan masalah akhirat yang jelas-jelas lebih penting dari urusan dunia yang kelak akan binasa ini.

Dengan membaca ceramah agama tentang dunia semoga kita dapat sadar akan fitrah manusia yang sebenarnya, agar kita tidak lagi menganut jalan yang salah. Agar kita tidak lagi terkurung dalam pemahaman yang salah, karena memang sejatinya manusia diciptakan hanya untuk beribadah kepada Allah saja, lantas kenapa kita malah mengesampingkan hal utama yang harus kita lakukan?

Semoga dengan membaca dan menelaah ceramah agama ini dapat membuka mata kita akan kebenaran yang hakiki, akan memperbaiki arah jalan kita yang tadinya sedikit condong menjadi lurus kembali. Marilah kita renungkan isi dari ceramah agama di atas untuk dapat meluruskan kembali niat kita dan melakukan kembali tugas utama kita sebagai hamba Allah SWT. Semoga artikel tentang ceramah agama tentang dunia yang fana ini dapat bermanfaat dan kita selalu diberikan kesempatan untuk bertaubat dan kembali ke jalan lurus-Nya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.