Sebab Akibat Dari Sebuah Perselingkuhan

Selingkuh menjadi hal yang paling menakutkan dari terjalinnya sebuah hubungan dua insan manusia. Tidak terbantahkan lagi, selingkuh kerap kali mewarnai rumah tangga atau merusak sebuah ikatan hubungan. Hal itu bisa saja terjadi pada laki-laki maupun perempuan dan tidak memandang status atau usia. Sebenernya apa sih kriteria selingkuh itu?

Seseorang bisa dikatakan selingkuh apabila orang tersebut sudah berkomitmen dengan satu orang saja namun dia membagi komitment tersebut dengan orang lain atau kalau jaman sekarang disebut sebagai orang ketiga alias pelakor (bagi perempuan yang merebut suami/pacar orang).

1.      Jadi Apa Bahaya Selingkuh Bagi Seseorang?

  • Untuk Yang Sudah Berumah Tangga

Dampak selingkuh bagi seseorang yang sudah menikah atau berumah tangga pasti sangat besar apalagi jika sudah memiliki seorang anak yang mana dari segi ini akan menganggu psikologisnya dan mental anaknya misalnya berkurangnya kepedulian atau perhatian terhadap anak terus anak merasa tidak disayang terus kepikiran terus frustasi terus kalau sudah sekolah bakal menganggu belajarnya, selain itu juga akan menganggu sikap atau pola pikir anak karena tentu sebuah perselingkuhan akan menimbulkan pertengkaran dan ketidakharmonisan dalam berumah tangga.

Dari segi kekeluargaan juga akan berdampak buruk karena tentu salah satu pihak keluarga ada yang tidak terima terus bisa menimbulkan permusuhan. Dari segi hubungan dari pasangan yang berselingkuh juga pasti tidak akan nyaman satu atap dengan satu sama lainnya, berkurangnya kasih sayang yang membuat salah satu merasa tidak tenang.

  • Untuk Yang Belum Berumah Tangga

Jaman sekarang ini pacaran atau tunangan sudah dianggap sebagai komitmen menuju ke langkah selanjutnya. Namun kadang hubungan seperti ini juga tidak semulus yang diharapkan contohnya saja kehadiran orang ketiga yang diterima sehingga menimbulkan perselingkuhan yang mengakibatkan putusnya tali komitmen itu sendiri.

2.      Apa Sih Sebenernya Yang Menyebabkan Adanya Perselingkuhan?

Ada banyak alasan orang membela diri untuk berselingkuh, diantaranya adalah hubungan yang tidak sehat (tidak saling terbuka, sama-sama egois jadi sering bertengkar), hubungan beda agama, hubungan beda usia dan masih banyak lagi alasan yang ada aja digunakan oleh pelaku perselingkuhan, atau alasan yang paling klasik deh yaitu bosan.

Ketika seseorang merasa bosan tentu akan berusaha mencari suasana baru untuk menghilangkan bosannya, nah disini orang sering salah caranya. Sudah dipastikan kalau dalam hubungan serius pasti akan ada kebosanan, hanya saja dalam mengatasinya bukan dengan cara yang negatif.

3.      Lalu Gimana Caranya Mengatasi Perselingkuhan?

Pada dasarnya perselingkuhan itu bisa dicegah apabila dalam diri seseorang itu mampu setia pada komitmennya. Apabila memang merasa bosan kan bisa mengalihkan rasa bosannya ke kegiatan yang positif seperti olah raga, hangout bersama teman-teman, main game ataupun hal positif lainnya tergantung passion orang itu sendiri. Bukan malah membuka hati untuk orang lain. Nah kalau misalnya sudah terlanjur tergoda atau digoda gimana dong? Yaa jangan maulah!

Perselingkuhan ga akan terjadi kalau salah satu pihak menolaknya, kalau pas banget tergoda atau digodanya pas lagi bosen sama pasangan yaa cobalah inget-inget lagi kenangan selama ini, perjuangannya selama ini, inget anak (yang sudah berkeluarga) atau lebih mendekatkan diri pada Tuhan biar dikuatkan hatinya dan jauh dari bahaya selingkuh. Oke segitu dulu yaa, coba dirasakan sendiri seberapa penting sih pasangan anda buat anda!

Leave a Reply

Your email address will not be published.